Beberapa tahun terakhir ini, saya dan istri mencoba hidup lebih sehat. Kami mulai rajin olahraga di rumah dan berusaha makan lebih sehat. Untuk memonitor hasilnya, kami biasa melakukan beberapa pengecekan rutin: cek berat badan berkala, cek darah tahunan, dan sejak akhir tahun lalu, logging olahraga menggunakan sportwatch Garmin.
Di tulisan ini, saya ingin membahas yang cek berat badan berkala. Dulu saya hanya menimbang badan pakai timbangan biasa, lalu mencatat hasilnya di aplikasi openScale. Saya suka aplikasi ini karena open source hehe.
Sebenarnya dari awal saya tahu bahwa openScale bisa tersambung ke beberapa smart scale / timbangan pintar yang ada di pasaran, tapi saya belum sempat membelinya.
Nah, akhirnya di bulan Juni kemarin saya memutuskan untuk beli smart scale. Syaratnya simpel: bisa connect ke aplikasi openScale, tidak perlu setup aneh-aneh, dan sebisa mungkin tidak mengharuskan saya memakai aplikasi atau cloud dari brand timbangannya.
Menurut wiki openScale sendiri, salah satu timbangan dengan dukungan paling lengkap adalah Mi Body Composition Scale 2 (Model: XMTZC05HM).

Tipe spesifik ini sudah agak sulit ditemukan, tapi untungnya waktu itu masih ada toko yang punya satu stok terakhir.
Saya suka kombinasi timbangan ini dengan openScale karena data timbangannya bisa kita simpan dan kelola sendiri, tanpa perlu bergantung pada aplikasi atau cloud bawaan dari brand timbangannya.
Untuk setup sangat mudah, openScale juga bisa langsung terhubung ke timbangannya tanpa kendala.
Mengenai hasil timbangan ini, dari awal saya paham bahwa hasilnya tidak akan 100% akurat. Namun untuk memonitor trend dari waktu ke waktu, smart scale ini tetap sangat berguna.
Pertama-tama, kita harus membuat profil diri.

Setelah itu, kita cukup menggunakan timbangannya seperti biasa. Hal-hal yang bisa dimonitor juga cukup banyak.

Bisa dilihat pada screnshot di atas, selain berat badan kita bisa memonitor:
- BMI.
- Persentase body fat.
- Persentase air di badan.
- Persentase otot.
- LBM (Lean Body Mass): berat total tubuh dikurangi seluruh massa lemak (mencakup otot, tulang, organ, dan cairan tubuh).
- Massa tulang.
- Visceral fat: lemak yang tersimpan di dalam rongga perut dan membungkus organ-organ dalam, seperti hati, pankreas, dan usus.
- BMR (Basal Metabolic Rate): jumlah kalori minimum yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar kehidupan (seperti bernapas, memompa darah, dan meregenerasi sel) saat Anda beristirahat total.
- TDEE (Total Daily Energy Expenditure): jumlah keseluruhan kalori yang dibakar tubuh Anda dalam satu hari, yang merupakan hasil penjumlahan dari BMR dan tingkat aktivitas fisik harian.
Jika datanya cukup banyak, openScale ini juga bisa memberikan analisis mengenai perkembangan data diri kita.

Jadi, kalau kamu juga tertarik memiliki smart scale / timbangan pintar yang bisa terhubung ke aplikasi open source, tanpa harus bergantung pada cloud bawaan brand, timbangan ini bisa jadi pertimbangan (pun intended :P).
Buat saya, kombinasi timbangan ini dengan openScale cukup ideal: setup-nya mudah, data bisa langsung tercatat, dan data pengukuran tetap kita pegang sendiri.
Sebelum kamu pergi
Kalau kamu suka dengan artikel ini, gunakan tombol-tombol di bawah untuk membagikan artikel ini ke teman-teman kamu, dan daftarkan email kamu untuk mendapatkan update jika ada artikel baru.
