Resep Minuman Sehat yang Kami Konsumsi Hampir Setiap Hari

Melanjutkan cerita tentang usaha saya dan istri untuk hidup lebih sehat, kali ini saya ingin sharing satu menu sehat yang sekarang kami konsumsi hampir setiap hari.

Resep ini sedikit banyak terinspirasi dari Hotto, tetapi kami membuat versi yang lebih fresh dan lebih sesuai dengan selera kami.

Intinya, kami ingin membuat minuman sehat yang mudah dibuat dan bisa menjadi sumber serat tambahan dalam menu sehari-hari. Bahan-bahannya juga kebanyakan bahan kering yang bisa disimpan cukup lama.

Untuk satu porsi, siapkan:

Continue reading Resep Minuman Sehat yang Kami Konsumsi Hampir Setiap Hari

Smart Scale yang Bisa Terhubung ke Aplikasi Open Source

Beberapa tahun terakhir ini, saya dan istri mencoba hidup lebih sehat. Kami mulai rajin olahraga di rumah dan berusaha makan lebih sehat. Untuk memonitor hasilnya, kami biasa melakukan beberapa pengecekan rutin: cek berat badan berkala, cek darah tahunan, dan sejak akhir tahun lalu, logging olahraga menggunakan sportwatch Garmin.

Di tulisan ini, saya ingin membahas yang cek berat badan berkala. Dulu saya hanya menimbang badan pakai timbangan biasa, lalu mencatat hasilnya di aplikasi openScale. Saya suka aplikasi ini karena open source hehe.

Sebenarnya dari awal saya tahu bahwa openScale bisa tersambung ke beberapa smart scale / timbangan pintar yang ada di pasaran, tapi saya belum sempat membelinya.

Nah, akhirnya di bulan Juni kemarin saya memutuskan untuk beli smart scale. Syaratnya simpel: bisa connect ke aplikasi openScale, tidak perlu setup aneh-aneh, dan sebisa mungkin tidak mengharuskan saya memakai aplikasi atau cloud dari brand timbangannya.

Continue reading Smart Scale yang Bisa Terhubung ke Aplikasi Open Source

Dari T480 ke P1 Gen 4: Beli ThinkPad Bekas (Lagi) di 2026

Setelah kurang lebih 5 tahun menggunakan ThinkPad T480, saya akhirnya memutuskan untuk upgrade laptop.

Sebenarnya, kalau hanya untuk web browsing, messaging, dan note taking, T480 masih OK banget. Tapi kebutuhan saya sudah lebih dari itu. Saya merasa web apps sekarang ini semakin berat, apalagi saya juga semakin aktif menggunakan LLM assistant dan beberapa kegiatan lain yang lebih menuntut resource.

Karena sudah keburu jatuh cinta dengan seri ThinkPad, saya terpikir untuk mencari ThinkPad bekas lagi, tapi versi yang lebih modern.

Continue reading Dari T480 ke P1 Gen 4: Beli ThinkPad Bekas (Lagi) di 2026

Cara upload video dengan size besar dari Google Pixel XL

Sekitar 3 bulan lalu saya membeli Google Pixel XL karena ingin memanfaatkan keuntungan upload foto dan video unlimited, selama semua file di-upload melalui smartphone tersebut.

Untuk upload foto selama ini tidak ada masalah, tapi video punya kendala size. File size video itu makin lama makin besar, apalagi kalau direkam dengan resolusi 4K.

Saya sebenarnya jarang rekam video, I’m more of a photo guy, tapi sesekali pasti ada saja keperluan untuk merekam.

Nah, baru-baru ini saya ada rekaman video yang cukup panjang, dengan size sekitar 24GB ^^;

Saya menemukan beberapa kendala:

Continue reading Cara upload video dengan size besar dari Google Pixel XL

Mencoba Traveler’s Notebook dengan The A.D.D. Method yang Sedang Saya Kembangkan

Saya harus akui, isi otak saya ini berantakan. Sudah bertahun-tahun saya mencari sistem pencatatan yang tepat, baik analog maupun digital. Tapi sejauh ini, belum ada yang bisa saya gunakan secara konsisten dalam jangka waktu yang lama.

Beberapa hal simple seperti recurring reminder di HP memang sangat membantu. Namun, untuk banyak hal lainnya, saya masih merasa ada yang kurang.

Kendala utama yang selama ini saya alami dengan sistem analog (pen and paper) adalah saya biasanya hanya membawa satu notebook. Akibatnya, notebook tersebut mencakup terlalu banyak hal: personal, kerjaan, proyek-proyek seperti merencanakan liburan, dan lain-lain.

Baru-baru ini saya mendalami sebuah sistem notebook bernama Traveler’s Notebook (TN). Saya tertarik karena sifatnya yang modular. Dalam satu cover, kita bisa memasukkan beberapa insert. Rasanya, ini bisa menjadi solusi untuk memisahkan beberapa topik ke insert yang berbeda.

Continue reading Mencoba Traveler’s Notebook dengan The A.D.D. Method yang Sedang Saya Kembangkan

Harusnya dari Dulu Pakai Dehumidifier di Rumah

Baru-baru ini saya membeli CO2 monitor. Kebetulan, alat ini juga bisa memonitor kelembapan, temperatur, dan tekanan udara.

Sekarang monitor ini saya pasang di ruang utama rumah. Dari situ saya baru menyadari bahwa rumah kami terkadang sangat lembap, bahkan bisa mencapai lebih dari 70%.

Pantas saja rumah terasa gerah sekali di waktu-waktu tertentu. Kami jadi semakin sering menyalakan AC supaya tidak terlalu gerah.

Berdasarkan informasi yang saya baca, tingkat kelembapan indoor yang ideal itu ada di antara 40% – 60%. Jika sudah mencapai 70%, maka selain tidak nyaman di tubuh, jamur dan tungau debu juga bisa tumbuh dan menyebar.

Karena mulai khawatir dengan level kelembapan ini, saya jadi kepikiran untuk membeli dehumidifier.

Continue reading Harusnya dari Dulu Pakai Dehumidifier di Rumah

The dimensions of Hario Polaris’ weighing plate

TL;DR: The Hario Polaris weighing plate measures 125 mm x 120 mm x 4 mm.

Hario Polaris doesn’t come with a mat or pad by default. For a scale at its price point, I personally think that’s a bit hard to accept.

Turns out, without heat insulation, the scale is known to exhibit weight drift influenced by heat from the carafe while you brew. People on Reddit have been working around this by placing coasters or other makeshift mats between the plate and the carafe, to act as a heat barrier.

Continue reading The dimensions of Hario Polaris’ weighing plate

My Threequal Pour-Over Recipe

On this post I’d like to share my current favorite pour-over recipe.

I personally call this the Threequal recipe. Three equal pours for a balanced cup.

It’s quite simple to do, doesn’t involve complicated mental math, and IMO produces a very balanced cup of coffee. Enough acidity, enough body, enough sweetness.

The recipe

Continue reading My Threequal Pour-Over Recipe

Mengukur Level CO2 Selama Perjalanan Naik Taksi

Sudah lama saya penasaran soal kualitas udara di ruangan tertutup, terutama di ruangan seperti kamar tidur saya. Kebetulan beberapa minggu lalu ada teman yang mengajak untuk group buy barang-barang dari AliExpress.

Saya memutuskan untuk membeli portable CO2 monitor kecil untuk mulai iseng-iseng ukur level CO2 sendiri hehe. Saya memilih INKBIRD IAM-T1.

Barangnya saya terima ketika saya sedang di kantor. Jadi untuk eksperimen pertama: saya bawa alatnya naik taksi, terus saya biarkan alatnya mencatat level CO2 setiap menit sepanjang perjalanan. Saya tidak menyangka hasilnya seperti grafik berikut ini.

Continue reading Mengukur Level CO2 Selama Perjalanan Naik Taksi

Dari Timemore ke Hario Polaris: timbangan kopi terbaik menurut saya

Timbangan kopi saya yang Timemore Basic Mini, sepertinya sudah tidak tertolong lagi :’)

Dulu, baru beberapa minggu dipakai, timbangan ini dijatuhkan ke lantai oleh salah satu kucing peliharaan saya ^^; Setelah itu, berat yang diukur bisa naik-turun sendiri meskipun tidak ada yang berubah. Sudah pernah saya kirim untuk di-service ke Benny Loves Coffee, tapi sepertinya tidak bisa sembuh 100%; antara penyakitnya kumat, atau hasil timbangannya jadi sangat tidak akurat.

Foto pelaku.

Setelah 2 tahun bertahan, akhirnya saya menyerah dan mencari timbangan kopi baru. Pilihannya ada dua: sidegrade atau upgrade sekalian.

Continue reading Dari Timemore ke Hario Polaris: timbangan kopi terbaik menurut saya