Setelah sekitar 10 tahun, TV “bodoh” saya akhirnya mulai menunjukkan masalah pada panelnya. Layarnya mulai terang-redup.
Saya ingat waktu dulu membeli Panasonic TH-32A403G ini, saya memang sengaja mencari TV yang bukan smart TV, alias dumb TV.

Sekitar 10 tahun lalu, TV seperti ini masih cukup gampang ditemukan. Yang justru sulit waktu itu adalah mencari TV ukuran 32 inci yang sudah Full HD. Mayoritas TV inci saat itu masih punya resolusi HD. Seingat saya, hanya Panasonic yang waktu itu menawarkan spek seperti ini.
Sebenarnya selama ini saya beberapa kali kepikiran untuk upgrade TV. Tapi karena TV yang saya pakai selalu baik-baik saja, saya tidak pernah punya alasan yang cukup kuat untuk upgrade ^^;
Setelah akhirnya TV ini mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan, muncul rasa apresiasi terhadap produsen elektronik yang masih mementingkan kualitas produk agar bisa dipakai dalam jangka panjang.
Saya rasa 10 tahun adalah umur yang cukup panjang untuk sebuah TV. Apalagi TV ini juga sering saya nyalakan seharian untuk memutar lagu background dari YouTube.
Karena TV ini “bodoh,” saya selalu mengandalkan gadget eksternal untuk menikmati konten. Dan selama memakai TV ini, saya sudah beberapa kali ganti perangkat streaming.
Mulai dari Chromecast, lalu pindah ke Xiaomi TV Box. Setelah Xiaomi TV Box rusak, saya upgrade lagi ke Chromecast with Google TV. Perangkat itu kemudian saya berikan ke Mama saya karena Xiaomi TV Box beliau rusak. Setelah itu, saya upgrade lagi ke Google TV Streamer.
Menurut saya, ini justru salah satu keunggulan dumb TV: lebih sedikit hal yang bisa rusak. Kalau ada gadget eksternal yang rusak, menggantinya lebih mudah.
Saya merasa TV ini adalah salah satu pembelian produk yang paling worth it. Selama 10 tahun, entah sudah berapa ribu jam hiburan yang kami nikmati lewat TV ini, mulai dari streaming film, TV series, sampai main game.
Waktu mencari pengganti TV ini, saya sebenarnya sempat mencoba mencari dumb TV lagi. Tapi sayangnya sudah tidak ketemu :’)
Karena itu, minimal saya mencari TV yang saya harapkan bisa sama awetnya. Pengalaman saya dengan TV Panasonic sangat positif, sehingga akhirnya saya memutuskan membeli TV dari merek yang sama lagi, kali ini tipe TH-43NX600G.
Secara spek tentu jauh lebih bagus. Resolusinya sudah 4K, dan warnanya juga sangat netral. Tapi fitur smart TV-nya tidak saya aktifkan. Saya setup sebagai Basic TV, dan tetap menggunakannya bersama Google TV Streamer saja.
Semoga TV ini bisa saya pakai sampai 10 tahun lagi 🙂
Sebelum kamu pergi
Kalau kamu suka dengan artikel ini, gunakan tombol-tombol di bawah untuk membagikan artikel ini ke teman-teman kamu, dan daftarkan email kamu untuk mendapatkan update jika ada artikel baru.
